hai hai hai.....
ini adalah pertama kalinya aku membuat blog dan kali ini aku akan membahas tentang materi pelajaran ipa smp kelas 7 semester 2 yang terbaru bab 5 langsung kita bahas yuk...!
Bab 5
Lapisan Bumi

Bumi merupakan planet ketiga dalam sistem
galaksi Bima Sakti. Berdasarkan gambar
yang diambil dari teleskop Hubble yang
diluncurkan National Aeronautics and Space
Administration (NASA), Bumi memiliki bentuk
bulat seperti bola. Seperti yang kita ketahui,
bahwa sebuah bola hanya memiliki selimut yang
menyelubungi permukaan saja, sedangkan bagian
dalamya kosong.
Hingga saat ini, Bumi merupakan satu-satunya
planet dalam galaksi Bima Sakti yang diketahui
mampu menunjang kehidupan. Hal ini disebabkan
komponen-komponen pendukung kehidupan
tersedia di Bumi, mulai dari air, udara, dan tanah
yang merupakan tempat tumbuhnya berbagai
tanaman untuk mendukung kehidupan, hal ini
termasuk berbagai mineral dan hasil tambang
yang dapat dieksplorasi. Beberapa mineral seperti
emas, besi, batu bara, dan beberapa mineral lain
dieksplorasi dengan menggali hingga kedalaman
tertentu. Misalnya, Tambang emas milik PT.
Freeport di Papua memiliki kedalaman hingga 1.785 meter. Kedalaman tambang
batu bara bervariasi mulai 100-350 meter. Berdasarkan fakta tersebut, kamu
dapat mengetahui bahwa pada kedalaman tertentu Bumi memiliki penyusun
yang berbeda. Pada bagian dalam Bumi juga tersusun dari sebuah cairan. Untuk
mengetahui hal tersebut, amatilah video atau gambar gunung meletus.
Salah satu material yang dimuntahkan saat terjadi letusan gunung berapi
adalah lava, yakni magma dari dalam Bumi yang keluar ke permukaan. Berdasarkan
fakta tersebut dapat diketahui bahwa jauh di dalam Bumi juga terdapat cairan
berupa magma yang menjadi salah satu penyusun Bumi. Dengan demikian, dapat
dijelaskan bahwa Bumi berbentuk bola yang memiliki isi di dalamnya.
Pada kegiatan sebelumnya telah
kamu ketahui bahwa telur dan bawang
merah terdiri atas lapisan-lapisan
tertentu di dalamnya. Sama halnya
dengan Bumi. Bumi memiliki lapisanlapisan
penyusun mulai dari lapisan
paling dalam hingga lapisan terluar.
Jika Bumi ini “dibelah”, maka lapisanlapisan
penyusun Bumi akan nampak
jelas seperti Gambar 5.3. Pada Gambar
5.3, Bumi tersusun atas lapisan-lapisan
yang terdiri atas atmosfer sebagai
lapisan terluar, kemudian ada mantel
Bumi, inti luar, dan inti dalam. Bentuk
dari lapisan tersebut adalah selimut
bola sehingga lapisan yang lebih luar menyelimuti lapisan di dalamnya.
Secara umum Bumi terdiri atas 3 komponen utama, yakni komponen gas
yang disebut atmosfer, komponen padatan yang disebut litosfer, dan komponen
air yang disebut hidrosfer. Selain 3 komponen utama tersebut, Bumi juga memiliki
komponen lainnya yaitu, Bumi bagian es disebut kriosfer dan bagian Bumi tempat
di mana berlangsungnya kehidupan yang dinamakan biosfer.
A. Atmosfer
Seperti yang telah kamu pelajari bahwa makhluk hidup aerob memerlukan oksigen
dari udara untuk bernapas. Udara adalah komponen pendukung kehidupan yang
sangat penting. Udara di Bumi ini terdapat pada bagian atmosfer (atmosphere).
Atmosfer berasal dari 2 kata yunani, yakni atmos yang berarti uap dan sphaira
yang berarti lapisan. Jadi, atmosfer adalah lapisan uap yang menyelimuti Bumi.
Atmosfer Bumi terdiri atas campuran dari gas, serta sedikit cairan dan
padatan yang menyelimuti Bumi mulai dari permukaan Bumi hingga luar
angkasa. Komposisi atmosfer saat ini berbeda dengan komposisi atmosfer pada
saat awal tetbentuknya. Atmosfer pada awalnya terbentuk dari letusan gunung
berapi yang kaya nitrogen dan karbon dioksida, akan tetapi sedikit oksigen.
Kemudian, organisme fotosintetik mengolah karbon dioksida menjadi oksigen
dan melepaskan oksigen tersebut ke atmosfer sebagai hasil pengolahan makanan
yang memanfaatkan cahaya Matahari.
Setelah terdapat oksigen di atmosfer, terbentuklah ozon (O3). Ozon memiliki
peran yang penting bagi keberlangsungan hidup organisme yang ada di Bumi.
Ozon melindungi Bumi dari radiasi Matahari yang sangat berbahaya bagi organisme
di Bumi. Ozon juga melindungi tumbuhan hijau, sehingga dapat berkembang
dan menghasilkan lebih banyak oksigen. Saat ini, berbagai organisme yang hidup
di Bumi sangat bergantung dengan banyaknya oksigen di amosfer.
Atmosfer sebagian besar tersusun atas gas nitrogen, yakni sebesar
78%. Oksigen menyusun 21% atas atmosfer. Karbon dioksida, argon, dan beberapa
gas lain menyusun sebagian kecil dari atmosfer.
Seiring dengan berjalannya
waktu, komposisi atmosfer berubah
dalam jumlah yang kecil
namun memberi dampak yang
besar bagi kehidupan. Misalnya,
asap kendaraan, asap pabrik,
dan pembakaran bahan bakar
fosil seperti minyak Bumi yang
menghasilkan polusi di udara.
Polutan (zat pencemar) tersebut
akan bereaksi dengan oksigen dan
zat kimia lainnya menghasilkan
asap. Pembakaran batu bara, minyak Bumi, dan gas alam akan menghasilkan karbon
dioksida. Semakin banyak penggunaan bahan bakar fosil akan meningkatkan
jumlah karbon dioksida di atmosfer.
Selain gas, pada atmosfer Bumi juga terdapat padatan dan zat cair dalam
jumlah yang kecil. Salah satu padatan pada atmosfer adalah debu. Partikel debu
menjadi bagian atmosfer karena terbawa angin yang berhembus di permukaan
Bumi hingga ke udara. Zat cair pada atmosfer yang sering dijumpai adalah
sekumpulan tetesan air yang berbentuk awan. Awan terbentuk karena proses
penguapan air di permukaan Bumi, kemudian uap air tersebut menyatu menjadi
awan.
1. Lapisan Atmosfer
Ketika kamu menyeduh kopi kemudian membiarkannya sesaat, akan
menemukan bahwa pada gelas tersebut terdapat 2 lapisan. Pada lapisan atas
memiliki warna lebih cerah dibandingkan lapisan bawah. Layaknya secangkir kopi,
atmosfer Bumi juga terdiri atas berbagai lapisan. Terdapat 5 lapisan pada atmosfer
yang memiliki karakteristik yang berbeda.
urutan lapisan atmosfer dari bawah hingga atas adalah troposfer, stratosfer, mesosfer,
termosfer, dan eksosfer.
Secara garis besar, atmosfer Bumi terbagi menjadi 2 bagian, yakni bagian
bawah dan bagian atas. Bagian bawah terdiri atas troposfer dan stratosfer. Bagian
atas terdiri atas mesosfer, termosfer, dan eksosfer.a. Troposfer
Sebagian besar aktivitas makhluk hidup di Bumi, termasuk manusia yang
sedang tidur, belajar, dan bermain berada pada lapisan troposfer. Troposfer
merupakan lapisan atmosfer yang berada di bagian paling bawah. Ketinggian
troposfer terhitung mulai dari permukaan laut (0 km) hingga 10 km di atas
permukaan laut (dpl). Sebagian besar bagian troposfer berbentuk uap air dan
75% terdiri atas gas-gas atmosfer. Troposfer merupakan tempat berlangsungnya
sistem Bumi, seperti hujan, angin, salju, dan awan.
Perhatikan pesawat yang melintas
di udara. Ketika kamu memerhatikan
pesawat yang melintas, pesawat
tersebut terlihat terbang di atas awan.
Namun sebenarnya, pesawat tersebut
berada di lapisan stratosfer. Stratosfer
memiliki ketinggian antara 10-50 km
dpl
dan masih banyak lagi materi yang sebenarnya dibahas di bab ini tapi...berhubung waktunya yang agak mepet jadi aku post sampai di sini dulu ya..
tapi jangan khawatir..terus pantau blog meeraidesha.blogspot.com terus ya....
ini adalah pertama kalinya aku membuat blog dan kali ini aku akan membahas tentang materi pelajaran ipa smp kelas 7 semester 2 yang terbaru bab 5 langsung kita bahas yuk...!
Bab 5
Lapisan Bumi
Bumi merupakan planet ketiga dalam sistem
galaksi Bima Sakti. Berdasarkan gambar
yang diambil dari teleskop Hubble yang
diluncurkan National Aeronautics and Space
Administration (NASA), Bumi memiliki bentuk
bulat seperti bola. Seperti yang kita ketahui,
bahwa sebuah bola hanya memiliki selimut yang
menyelubungi permukaan saja, sedangkan bagian
dalamya kosong.
Hingga saat ini, Bumi merupakan satu-satunya
planet dalam galaksi Bima Sakti yang diketahui
mampu menunjang kehidupan. Hal ini disebabkan
komponen-komponen pendukung kehidupan
tersedia di Bumi, mulai dari air, udara, dan tanah
yang merupakan tempat tumbuhnya berbagai
tanaman untuk mendukung kehidupan, hal ini
termasuk berbagai mineral dan hasil tambang
yang dapat dieksplorasi. Beberapa mineral seperti
emas, besi, batu bara, dan beberapa mineral lain
dieksplorasi dengan menggali hingga kedalaman
tertentu. Misalnya, Tambang emas milik PT.
Freeport di Papua memiliki kedalaman hingga 1.785 meter. Kedalaman tambang
batu bara bervariasi mulai 100-350 meter. Berdasarkan fakta tersebut, kamu
dapat mengetahui bahwa pada kedalaman tertentu Bumi memiliki penyusun
yang berbeda. Pada bagian dalam Bumi juga tersusun dari sebuah cairan. Untuk
mengetahui hal tersebut, amatilah video atau gambar gunung meletus.
Salah satu material yang dimuntahkan saat terjadi letusan gunung berapi
adalah lava, yakni magma dari dalam Bumi yang keluar ke permukaan. Berdasarkan
fakta tersebut dapat diketahui bahwa jauh di dalam Bumi juga terdapat cairan
berupa magma yang menjadi salah satu penyusun Bumi. Dengan demikian, dapat
dijelaskan bahwa Bumi berbentuk bola yang memiliki isi di dalamnya.
Pada kegiatan sebelumnya telah
kamu ketahui bahwa telur dan bawang
merah terdiri atas lapisan-lapisan
tertentu di dalamnya. Sama halnya
dengan Bumi. Bumi memiliki lapisanlapisan
penyusun mulai dari lapisan
paling dalam hingga lapisan terluar.
Jika Bumi ini “dibelah”, maka lapisanlapisan
penyusun Bumi akan nampak
jelas seperti Gambar 5.3. Pada Gambar
5.3, Bumi tersusun atas lapisan-lapisan
yang terdiri atas atmosfer sebagai
lapisan terluar, kemudian ada mantel
Bumi, inti luar, dan inti dalam. Bentuk
dari lapisan tersebut adalah selimut
bola sehingga lapisan yang lebih luar menyelimuti lapisan di dalamnya.
Secara umum Bumi terdiri atas 3 komponen utama, yakni komponen gas
yang disebut atmosfer, komponen padatan yang disebut litosfer, dan komponen
air yang disebut hidrosfer. Selain 3 komponen utama tersebut, Bumi juga memiliki
komponen lainnya yaitu, Bumi bagian es disebut kriosfer dan bagian Bumi tempat
di mana berlangsungnya kehidupan yang dinamakan biosfer.
A. Atmosfer
Seperti yang telah kamu pelajari bahwa makhluk hidup aerob memerlukan oksigen
dari udara untuk bernapas. Udara adalah komponen pendukung kehidupan yang
sangat penting. Udara di Bumi ini terdapat pada bagian atmosfer (atmosphere).
Atmosfer berasal dari 2 kata yunani, yakni atmos yang berarti uap dan sphaira
yang berarti lapisan. Jadi, atmosfer adalah lapisan uap yang menyelimuti Bumi.
Atmosfer Bumi terdiri atas campuran dari gas, serta sedikit cairan dan
padatan yang menyelimuti Bumi mulai dari permukaan Bumi hingga luar
angkasa. Komposisi atmosfer saat ini berbeda dengan komposisi atmosfer pada
saat awal tetbentuknya. Atmosfer pada awalnya terbentuk dari letusan gunung
berapi yang kaya nitrogen dan karbon dioksida, akan tetapi sedikit oksigen.
Kemudian, organisme fotosintetik mengolah karbon dioksida menjadi oksigen
dan melepaskan oksigen tersebut ke atmosfer sebagai hasil pengolahan makanan
yang memanfaatkan cahaya Matahari.
Setelah terdapat oksigen di atmosfer, terbentuklah ozon (O3). Ozon memiliki
peran yang penting bagi keberlangsungan hidup organisme yang ada di Bumi.
Ozon melindungi Bumi dari radiasi Matahari yang sangat berbahaya bagi organisme
di Bumi. Ozon juga melindungi tumbuhan hijau, sehingga dapat berkembang
dan menghasilkan lebih banyak oksigen. Saat ini, berbagai organisme yang hidup
di Bumi sangat bergantung dengan banyaknya oksigen di amosfer.
Atmosfer sebagian besar tersusun atas gas nitrogen, yakni sebesar
78%. Oksigen menyusun 21% atas atmosfer. Karbon dioksida, argon, dan beberapa
gas lain menyusun sebagian kecil dari atmosfer.
Seiring dengan berjalannya
waktu, komposisi atmosfer berubah
dalam jumlah yang kecil
namun memberi dampak yang
besar bagi kehidupan. Misalnya,
asap kendaraan, asap pabrik,
dan pembakaran bahan bakar
fosil seperti minyak Bumi yang
menghasilkan polusi di udara.
Polutan (zat pencemar) tersebut
akan bereaksi dengan oksigen dan
zat kimia lainnya menghasilkan
asap. Pembakaran batu bara, minyak Bumi, dan gas alam akan menghasilkan karbon
dioksida. Semakin banyak penggunaan bahan bakar fosil akan meningkatkan
jumlah karbon dioksida di atmosfer.
Selain gas, pada atmosfer Bumi juga terdapat padatan dan zat cair dalam
jumlah yang kecil. Salah satu padatan pada atmosfer adalah debu. Partikel debu
menjadi bagian atmosfer karena terbawa angin yang berhembus di permukaan
Bumi hingga ke udara. Zat cair pada atmosfer yang sering dijumpai adalah
sekumpulan tetesan air yang berbentuk awan. Awan terbentuk karena proses
penguapan air di permukaan Bumi, kemudian uap air tersebut menyatu menjadi
awan.
1. Lapisan Atmosfer
Ketika kamu menyeduh kopi kemudian membiarkannya sesaat, akan
menemukan bahwa pada gelas tersebut terdapat 2 lapisan. Pada lapisan atas
memiliki warna lebih cerah dibandingkan lapisan bawah. Layaknya secangkir kopi,
atmosfer Bumi juga terdiri atas berbagai lapisan. Terdapat 5 lapisan pada atmosfer
yang memiliki karakteristik yang berbeda.
urutan lapisan atmosfer dari bawah hingga atas adalah troposfer, stratosfer, mesosfer,
termosfer, dan eksosfer.
Secara garis besar, atmosfer Bumi terbagi menjadi 2 bagian, yakni bagian
bawah dan bagian atas. Bagian bawah terdiri atas troposfer dan stratosfer. Bagian
atas terdiri atas mesosfer, termosfer, dan eksosfer.a. Troposfer
Sebagian besar aktivitas makhluk hidup di Bumi, termasuk manusia yang
sedang tidur, belajar, dan bermain berada pada lapisan troposfer. Troposfer
merupakan lapisan atmosfer yang berada di bagian paling bawah. Ketinggian
troposfer terhitung mulai dari permukaan laut (0 km) hingga 10 km di atas
permukaan laut (dpl). Sebagian besar bagian troposfer berbentuk uap air dan
75% terdiri atas gas-gas atmosfer. Troposfer merupakan tempat berlangsungnya
sistem Bumi, seperti hujan, angin, salju, dan awan.
Perhatikan pesawat yang melintas
di udara. Ketika kamu memerhatikan
pesawat yang melintas, pesawat
tersebut terlihat terbang di atas awan.
Namun sebenarnya, pesawat tersebut
berada di lapisan stratosfer. Stratosfer
memiliki ketinggian antara 10-50 km
dpl
dan masih banyak lagi materi yang sebenarnya dibahas di bab ini tapi...berhubung waktunya yang agak mepet jadi aku post sampai di sini dulu ya..
tapi jangan khawatir..terus pantau blog meeraidesha.blogspot.com terus ya....
Panjang ya
BalasHapus